PROSES KEJADIAN MANUSIA MENURUT AL-QURAN
1. Tahap pertama
Nutfah: yaitu tahap
pertama dimulai setelah pembuahan atau minggu pertama. Itu dimulai setelah
terjadinya pencampuran air mani
Maksud
firman Allah dalam surah al-Insan: 2:
"Sesungguhnya Kami telah menciptakan
manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami (akan mengujinya dengan
perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat"
Menurut Ibn Jurair al-Tabari, asal kata nutfah adalah nutf artinya
air yang sedikit yang ada di dalam suatu wadah apakah sumur, tabung dan
sebagainya. Sementara kata amsyaj berasal dari kata masyj yang berarti
pencampuran.
Berbasis pada makna kata
tersebut maksud ayat di atas adalah sesungguhnya Kami (Allah) menciptakan
manusia dari air mani pria dan air mani perempuan.
Dari nutfah inilah Allah
menciptakan anggota-anggota yang berbeda, perilaku yang berbeda serta membuat pria dan perempuan. Dari
nutfah pria akan terbentuknya saraf, tulang dan fakultas, sedangkan dari nutfah
perempuan akan terbentuknya darah dan daging.
2. Tahap Kedua
Alaqah: Tahap pembentukan
alaqah adalah pada akhir pekan pertama / hari ketujuh. Pada hari yang ketujuh
telor yang sudah dibuahi itu akan tertanam di dinding rahim (qarar makin).
Setelah itu Kami mengubah nutfah menjadi alaqah.
Firman Allah yang artinya :
"Kemudian Kami
mengubah nutfah menjadi alaqah" (al-Mukminun: 14).
Kebanyakan ahli tafsir
menafsirkan alaqah dengan makna segumpal darah. Ini mungkin dibuat berdasarkan
pandangan mata kasar. Alaqah sebenarnya suatu benda yang amat seni yang
diliputi oleh darah. Selain itu alaqah memiliki beberapa maksud:
-sesuatu yang bergantung
atau melekat
-pacet atau lintah
-suatu buku atau benjolan
darah
Tingkat alaqah adalah tingkat pada minggu pertama sampai minggu
ketiga di dalam rahim.
3.Tahap Ketiga
Mudghah: Pembentukan
mudghah dikatakan terjadi pada minggu keempat. Kata mudghah disebut sebanyak
dua kali di dalam al-Quran yaitu surat Al-Hajj ayat 5 dan surah al-Mukminun
ayat 14:
“Hai
manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), Maka
(ketahuilah) Sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari
setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang
sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu
dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah
ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan
berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada
yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai
pikun, supaya Dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah
diketahuinya. dan kamu Lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan
air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan
yang indah “ (Al-Hajj : 5 )
Firman Allah yang artinya :
"Lalu Kami ciptakan darah beku itu menjadi segumpal daging"
(al-Mukminun: 14)
Diperingkat ini sudah berlaku pembentukan
otak, saraf tunjang, telinga dan anggota-anggota yang lain. Selain itu sistem
pernafasan bayi sudah terbentuk.Vilus yang tertanam di dalam otot-otot ibu kini
memiliki saluran darahnya sendiri. Jantung bayi itu mulai berdengup. Untuk
perkembangan selanjutnya, darah mulai mengalir dengan lebih banyak lagi kesitu
untuk memasok oksigen dan nutrisi yang cukup. Menjelang tujuh minggu sistem
pernafasan bayi mulai bekerja sendiri.
4. Tahap Keempat
Izam dan Lahm: Pada
tingkat ini yaitu minggu kelima, keenam dan ketujuh adalah tingkat pembentukan
tulang yang mendahului pembentukan oto-otot. Bila tulang belulang telah
dibentuk, otot-otot akan membungkus rangka tersebut.
Firman Allah yang artinya:
"Lalu Kami mengubahkan pula mudghah itu menjadi izam da
kemudiannya Kami membalutkan Izam dengan daging" (al-Mukminun: 14)
Kemudian pada minggu
ketujuh terbentuk pula satu sistem yang kompleks. Pada tahap ini perut dan
usus, seluruh saraf, otak dan tulang belakang mulai terbentuk. Bersamaan dengan
itu sistem pernapasan dan saluran pernafasan dari mulut ke hidung dan juga ke
kantong-paru mulai terlihat. Begitu juga dengan organ reproduksi, kelenjar,
hati, buah penggang, kandung urin dan lain-lain terbentuk dengan lebih sempurna
lagi. Kaki dan tangan juga mulai tumbuh. Begitu juga mata, telinga dan mulut
semakin sempurna. Pada minggu kedelapan semuanya telah sempurna dan
lengkap.sistem pernafasan bayi mula berfungsi sendiri.
5.Tahap Kelima
Nasy'ah khalqan akhar:
Pada tahap ini yaitu pada minggu kedelapan, beberapa perubahan lagi terjadi.
Perubahan pada tingkat ini bukan lagi embrio tetapi sudah masuk ke tingkat
janin.Pada bulan ketiga, semua tulang janin telah terbentuk dengan sempurnanya
Kuku-kukunya pun mulai tumbuh. Pada bulan keempat, pembentukan plasenta menjadi
cukup lengkap menyebabkan saldo pranatel bayi dalam kandungan hanya untuk
menyempurnakan semua anggota yang sudah ada. Meskipun perubahan tetap berlaku
tetapi perubahannya hanya pada ukuran bayi saja dan janin mendapat makanan
melalui plasenta.
6.Tahap Keenam
Nafkhur-ruh: Yaitu
tingkat peniupan roh. Para ulama Islam menyatakan kapan roh ditiupkan ke dalam
jasad yang sedang berkembang? Mereka hanya sepakat mengatakan peniupan roh ini
terjadi setelah empat puluh hari dan setelah terbentuknya organ-organ tubuh
termasuk organ seks. Nilai kehidupan mereka telah dimulai sejak di alam rahim
lagi. Ketika di alam rahim perkembangan mereka bukanlah proses perkembangan
fisik semata tetapi telah memiliki hubungan dengan Allah melalui ikatan
kesaksian sebagaimana yang disebutkan oleh Allah di dalam al-Quran surah
al-A'raf: 172:
“ dan (ingatlah), ketika Tuhanmu
mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil
kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah aku ini
Tuhanmu?" mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuban kami), Kami menjadi
saksi". (kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak
mengatakan: "Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah
terhadap ini (keesaan Tuhan)".
Dengan ini entitas roh dan jasad saling bantu
membantu untuk meningkatkan martabat dan kejadian insan disisi Allah swt.
Wallahu A’lam
***Semoga bermanfaat.Amiin.***
Daftar pustaka :
http://lailizah.tripod.com/proses_kejadian_manusia_menurut_al-Quran.htm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar